Pengertian Daya Listrik Dan Rumus Untuk Menghitung

Pengertian Daya Listrik Dan Rumus Untuk Menghitung


https://www.solderperak.xyz/2018/06/pengertian-daya-listrik-dan-rumus-untuk-menghitung.html

Pengertian Daya Listrik dan Rumus untuk Menghitung >> Daya Listrik adalah  jumlah energi yang di serap atau di hasilkan dalam sebuah rangkaian atau sirkuit. Sumber Energi seperti Tegangan Listrik akan menghasilkan daya listrik sedangkan beban yang terhubung dengannya akan menyerap daya listrik tersebut. Mungkin dengan bahasa mudahnya Daya listrik adalah tingkat konsumsi energi dalam sebuah siruit atau rangkaian listik.

Dan berdasarkan konsep usaha, yang di maksud dengan daya listrik adalah besarnya usaha dalam memindahkan persatuan waktu. Atau dengan bahasa yang lebih mudah dan singkat adalah jumlah energi listrik yang di gunakan tiap detik berdasarkan definisi tersebut. dan perumausan daya listriknya adalah sebagai berikut : 

Rumus Daya Listrik menurut konsep usaha

P = E / t

Keterangan : 

P = Daya Listrik
E = Energi dengan satuan Joule
t = waktu dengan satuan detik

dalam setiap perhitungan yang berhubungan dengan daya listrik atau yang menggunakan daya listrik di dalamnya, Daya Listrik biasanya dilambangkan dengan huruf "P" Kapital. yang sebenarnya merupakan sebuah singkatan dari kata Power.Sedangkan  menurut Satuan Internasional ( SI ) Daya Listrik adalah watt yang disingkat dengan Huruf kapital "W". Watt itu sebenarnya sama saja dengan satu Joule perdetik ( watt = joule / detik )

Baca Juga : Teori Pengertian Gerbang Logika Dasar
Baca Juga : Skematik Rangkaian Flip Flop 40 LED

Satuan dalam sebuah turunan Watt yang sering kita jumpai adalah seperti berikut :

1 miliWatt = o,oo1 Watt
1 kiloWatt = 1.000 Watt
1 megaWatt = 1.000.000 Watt

Rumus Daya Listrik 


Tadi kita sudah membahas rumus untuk mengitung daya listrik menurut konsep usaha, dan sekarang kami akan membagikan Rumus umum yang di gunakan untuk mengitung sebuah Daya Listrik, dalam Sebuah Rangkaian Listrik adalah sebagai berikut :

P = V x I 

Atau

P = I2R
P = V2/R

Dimana :

P = Daya Listrik dengan satuan Watt (W)
V = Tegangan Listrik dengan Satuan Volt (V)
I = Arus Listrik dengan satuan Ampere (A)
R = Hambatan dengan satuan Ohm (?)

Contoh Kasus Perhitungan Daya Listrik


Misalkan pada sebuah Kulkas memerlukan Tegangan sebesar 220V dan Arus Listrik sebesar 2A untuk bisa membuat kulkas menyala atau bisa berfungsi dengan normal. Berapakah Daya Listrik yang di konsumsinya ?

Penjelasannya 

Diketahui : 

I = 2A
V = 220V
P = ?

Jawaban :

P = V x I ( Rumus Daya Listrik )
P = 220V x 2A 
P = 440 Watt
Jadi kulkas tersebut akan mengkonsumsi Daya Listrik sebesar 440 Watt.


Persamaan Rumus Daya Listrik


Jika yang diketahui hanya Tegangan (V) dan Hambatan (R), jadi kita tidak dapat menggunakan Rumus dasar daya listrik yang di atas yaitu P=VI, tapi kita masih dapat menggunakan persamaan berdasarkan konsep Hukum Ohm untuk mempermudah perhitungannya.

Hukum Ohm :

V = I x R

atau, jika yang diketahui hanya Arus Listrik (I) dan Hambatan (R) saja.

P = V x I
P = (I x R) x I
P = I2R –> dapat menggunakan rumus ini untuk mencari daya listrik

Dan jika rumus jika diketahui hanya Tegangan (V) dan Hambatan (R) saja.

P = V x I
P = V x (V / R)
P = V2 / R –> dapat menggunakan rumus ini untuk mencari daya listrik



Itu tadi adalah penjelasan singkat dari kami mengenai Cara Menghitung Daya Trafo Dan Penguat Amplifier, semoga kalain mengerti dengan apa yang sudah kami jelaskan. Mohon maaf jika ada kesalahan yang di sengaja maupun kesalahan yang tidak di sengaja, sekali lagi mohon maaf. Terimakasih untuk kalian yang sudah mampir, sering seringlah lagi mampir ke blog kecil kami ini hehe Sekali lagi kami ucapkan Terimakasih.


0 Response to "Pengertian Daya Listrik Dan Rumus Untuk Menghitung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel