Cara Menghitung Daya Trafo Dan Penguat Amplifier

Cara Menghitung Daya Trafo Dan Penguat Amplifier


https://www.solderperak.xyz/2018/07/cara-menghitung-daya-trafo-dan-penguat.html

Cara Menghitung Daya Trafo Dan Penguat Amplifier >> Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang Perhitungan Data Trafo Pada Amplifier karena banyak sekali yang bertanya pada kami melalui Fanspage Facebook kami "bagaimana sistem perhitungan daya trafo pada amplifier dan daya sebuah penguat amplifier?". Untuk pertama tama kami akan membahas tentang Cara menghitung Daya Trafo pada Amplifier terlebih dahulu, agar kalian tidak binggung nanti saat menghitung Daya Amplifierrnya karna Perhitungan Daya Trafo yang pertama akan biasanya di hitung. 

Perhitungan Daya Trafo Pada Amplifier


Tentu jika kalian merakit sebuah Power Amplifier kalian pasti binggung sebenarnya berapa Watt yang mampu di hasilkan sebuah Trafo. ditambah lagi dengan berbagai macam Ampere Trafo yang berbeda-beda seperti yang umum itu 3A, 5A, 10A walaupun sebenarnya masih ada jenis Trafo lain seperti Trafo Donat. kembali lagi kepada topik pembahasan kita kali ini, dan kami akan memberikan Contoh perhitungannya. Rumus yang akan kami berikan di sini digunakan untuk memperkirakan Berapa Daya Power Amplifier yang telah kita rakit. Jadi langsung saja kita menuju Rumusnya..

https://www.solderperak.xyz/2018/07/cara-menghitung-daya-trafo-dan-penguat.html
Ilustrasi Trafo

Rumus Menghitung Daya Trafo


P = V . I

Keterangan :

P = ( Daya / Watt )
V = Voltase ( Tegangan ( Volt ))
I = Arus ( Ampere )

Rumus Perhitungan Daya Trafo pada Amplifier di atas digunakan untuk memperkirakan berapakah Daya Power Amplifier yang telah kita rakit. Dikarenakan Watt tidak ditentukan dari Rumus Tegangan di kalikan Ampere Trafonya, dan sebenarnya banyak sekali faktor yang mempengaruhi besar kecilnya sebuah Watt pada Power Amplifier. 

Tentu yang paling terlihat dengan kasat mata tentang perbedaan besar kecilnya Watt Power Amplifier dari Class Power Amplifier itu sendiri, tentu saja kalian pasti setuju jika setiap Class pada Power Amplifier itu memiliki Watt yang berbeda beda. Selain Class pada Power Ammplifier berpengaruh pada Watt Besarnya Sumber tegangan juga sangat berpengaruh pada pesar dan kecilnya sebuah Watt pada Power Amplifier.
Ada lagi penyebap perbedaan Besar kecilnya Watt pada sebuah Power Amplifier Yakni Jenis Transistor Final yang juga berpengaruh pada Watt sebuah Power Amplifier. Misal, untuk Transistor Final sebuah Power Amplifier kita menggunakan Transistor jenis TIP sebagai Penguat Akhir atau Sebagai Transistor Final, tentu hasil Watt yang di keluarkan akan berbeda jika kita menggunakan Transistor Jenis Sanken atau Toshiba jelas Watt yang di hasilkan akan lebih besar jika kita menggunakan Sanken atau Toshiba. Selain beberapa faktor tadi masih ada lagi yang dapat mempegaruhi besar kecilnya Watt sebuah Power Amplifier, yaitu Rancangan topologi yang di gunakan.

Contoh Perhitungan Daya Trafo Pada Amplifier


Berapa Watt yang di hasilkan dari 10A x 32V ? 


32V yang di maksud di sini adalah 32V pada Trafo yang di mana adalah Tegangan AC sedangkan peralatan Elektro semuanya DC jadi kita harus merubahnya menjadi DC terlebih dahulu..

Perhitungan Merubah tegangan AC ke DC


Vdc = Vac x 1,414 ( 1,414 Merupakan Sebuah satuan Standart ) 
Vdc = 32VAC x 1,414
Vdc = 45,245 Volt ( Dibulatkan menjadi 45 Volt DC )

Maka

P = V . I 
P = 45,245 x 10A
P = 452,45 Watt

Jadi Trafo 10A x 32VAC ( 45,245 VDC ) mampu menghasilkan Daya Sekitar 452,45 VA / Watt


Itu tadi adalah penjelasan singkat dari kami mengenai Perhitungan Daya Sebuah Penguat Amplifier, semoga kalain mengerti dengan apa yang sudah kami jelaskan. Dan sekarang kami akan melanjutkan pembahasan ke materi berikutnya yaitu Perhitungan Daya Sebuah Penguat Amplifier. 

Perhitungan Daya Sebuah Penguat Amplifier 


https://www.solderperak.xyz/2018/07/cara-menghitung-daya-trafo-dan-penguat.html
Amplifier

Dalam Perhitungan Daya Sebuah Penguat Amplifier sebanarnya sangat di butuhkan setiap kita merakit sebuah Power Amplifier dengan kita menghitung Daya sebuah Power Amplifier yang kita buat atau kita rakit sendiri kita akan mengetahui berapa Daya yang di hasilkan oleh Power Amplifier rakitan kita atau Power Amplifier yang kta beli jadi di toko toko Elektronik. Jadi jika kita merasa kurang puas dengan daya yang di hasilkan oleh Power Amplifier yang kita Rakit atau kita beli, kita bisa melakukan perubahan agar dayanya bisa sesuai dengan yang kita ingginkan.

Sebenarnya dalam sebuah Cara menghitung Daya sebuah Power Amplifier pada dasarnya itu sama, ini adalah Basic yang harus di ketahui jika kita inggin merakit sebuah Power Amplifier selain cara menghitung Daya Penguat Amplifier masih ada lagi yang harus di kethui sebagai Basic dari belajar merakit sebuah Power Amplifier. Tapi kami tidak akan membahas itu sekarang, kami akan membahas itu lain waktu sekarang kita fokus saja dahulu dalam Perhitungan Daya sebuah Penguat Amplifier.

Rumus Dasar Menghitung Daya Penguat Amplifier


P = (  VRMS ) / R atau (  VPEAK2  ) / 2 . R

Keterangan :

Jika kalian ingin merakit sebuah Power Amplifier, untuk Power Amplifier yang ideal itu adalah dengan Efisiensi 100%, VPEAK = V Suplay. Akan tetapi bukan berarti kalian bisa menyamakan semua Power Amplifier begitu saja, setiap Amplifier yang berbeda Topologi atau Rancangan Class Power Amplifier nya maka berbeda juga pula tingkat Efisiensi dari sebuah Power Amplifier. agar kalain semua bisa mengerti bagai mana cara menghitungnya kami akan memberikan beberapa contoh Cara Menghitung Daya sebuah Penguat Amplifier, Berikut adalah contohnya. 

Contoh Kasus 1


Sebuah Power Amplifier di Suplay dengan Tegangan tunggal yaitu 0 dan +12V tegangan tunggal itu berarti tegangan yang bukan simetris atau berbeda dengan Simetris ( Simetris 0, -V, +v ). Sehingga maksimum VPEAK nya hanya 6V ( Namun jika menggunakan Simetris Maximal VPEAK nya yaitu 12V ) Kemudian Speaker yang di pakai adalah 8 Ohm, maka daya maksimanya adalah : 

Rumus Menghitung Daya Penguat Amplifier


Jika menggunakan Speaker 8 Ohm
P = (  VRMS ) / R atau (  VPEAK2  ) / 2 . R 
P = 6/ 2 x 8 = 2,25 Watt

Jika menggunakan Speaker 4 Ohm
P = (  VRMS ) / R atau (  VPEAK2  ) / 2 . R 
P = 6/ 2 x 4 = 4,5 Watt

Contoh Kasus 2


Pada sebuah Power Amplifier menggunakan Trafo 5A, dengan Tegangan AC 32, CT 32 dan juga menggunakan sebuah Speaker 8 Ohm dan 4 Ohm. maka berapakah dayanya ? 

32 AC ( Setalah melewati Dioda dan Elco Tegangan sumber dikali √2 atau 1.414 ) seperti yang sudah pernah kita bahas juga di atas tadi. maka Tegangan menjadi 32 X 1.414 = 45,25V dan kita bulatkan menjadi 45VDC

Jika dengan Speaker 8 Ohm
P = (  VRMS ) / R atau (  VPEAK2  ) / 2 . R 
P = 45/ 2 x 8 = 126,56 Watt ( di Bulatkan menjadi 127 Watt )

Jika dengan Speaker 4 Ohm
P = (  VRMS ) / R atau (  VPEAK2  ) / 2 . R 
P = 45/ 2 x 4 = 253,13 Watt ( di bulatkan menjadi 254 Watt ) 


Itu tadi adalah penjelasan singkat dari kami mengenai Cara Menghitung Daya Trafo Dan Penguat Amplifier, semoga kalain mengerti dengan apa yang sudah kami jelaskan. Mohon maaf jika ada kesalahan yang di sengaja maupun kesalahan yang tidak di sengaja, sekali lagi mohon maaf. Terimakasih untuk kalian yang sudah mampir, sering seringlah lagi mampir ke blog kecil kami ini hehe Sekali lagi kami ucapkan Terimakasih.


0 Response to "Cara Menghitung Daya Trafo Dan Penguat Amplifier"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel